| Tersedianya: | |
|---|---|
| Kuantitas: | |
Bahan Baku Utama
Bahan baku pupuk organik banyak sekali, dapat dibedakan menjadi beberapa kategori sebagai berikut:
1. Limbah pertanian: seperti jerami, bungkil kedelai, tepung kapas, sisa jamur, sisa biogas, sisa jamur, sisa lignin, dll.
2. Kotoran ternak dan unggas : seperti kotoran ayam, sapi, kotoran domba dan kuda, kotoran kelinci;
3. Limbah industri: seperti butiran penyulingan, butiran cuka, sisa singkong, sisa gula, sisa furfural, dll;
4. Sampah domestik: seperti sampah dapur, dll;
5. Lumpur perkotaan : seperti lumpur sungai, lumpur limbah, dll. Klasifikasi bahan baku pupuk organik China: residu jamur, residu rumput laut, residu asam sitrat fosfor, residu singkong, residu gula aldehida, asam amino asam humat, residu minyak, bubuk cangkang, dll., bersamaan dengan bubuk kulit kacang tanah, dll.
6. Pengembangan dan pemanfaatan bubur dan residu biogas merupakan salah satu konten penting dalam promosi biogas. Berdasarkan percobaan bertahun-tahun, penggunaan bubur dan residu biogas memiliki banyak fungsi seperti sebagai pupuk bagi lahan, memperbaiki kondisi tanah, mencegah dan mengendalikan penyakit dan serangga, serta meningkatkan hasil panen.

Standar Pupuk Butiran Akhir
Persyaratan utama adalah kandungan bahan organik lebih besar dari 45%, total nutrisi nitrogen, fosfor dan kalium lebih besar dari 5%, jumlah bakteri hidup efektif (cfu), 100 juta/g ≥0,2, dan kelembaban bubuk kurang dari 30%. PH5.5-8.0, kadar air partikel ≤20%.

Produktivitas
10000MT/Tahun, 30000MT/Tahun, 50000MT/Tahun, 100000MT/Tahun, 200000MT/Tahun

Diagram Produksi
Lini Produksi Granulasi Pin untuk Diagram produksi Pupuk Organik:
1. pengomposan dan penghancuran serta proses pemberian makan otomatis
1.1. proses pengomposan atau fermentasi untuk semua jenis bahan
1.2. penghancur pupuk organik, seperti penghancur rantai, penghancur palu, dll. Untuk mendapatkan bahan bubuk halus.
1.3. sistem pengumpanan dan penimbangan skala batching otomatis, biasanya 4 silo atau 6 silo atau 8 silo, dll. dapat memberi makan bahan mentah yang berbeda termasuk elemen jejak dan bahan lain dalam jumlah yang dibutuhkan.
1.4. mesin pencampur atau pencampur untuk mencapai 100% pencampuran penuh setiap bahan.
2. Proses Granulasi
2.1. Mesin Granulasi Pin dengan kapasitas kurang dari 8t/jam sedangkan mesin granulasi pin dan drum gabungan memiliki kapasitas lebih dari 8t/jam.
2.2. pengering dan pendingin, untuk memperkuat butiran dengan cepat.
2.3. proses penyaringan untuk mendapatkan butiran pemasaran yang sesuai dan populer.
2.4. proses pelapisan untuk mempercantik butiran akhir, sekaligus mencegah penggumpalan di gudang.
3. Proses pengepakan
3.1 mesin pengepakan otomatis dan mesin pengepakan semi-otomatis dipilih sesuai dengan kapasitas yang berbeda.
3.2 Sistem Robot Pallet bersifat opsional.
3.3 Mesin Winding Film untuk membuat pengepakan yang bersih dan rapi.


MENantikan KERJASAMA ANDA!
SPESIFIKASI
| Barang | Lini Produksi Pupuk Butiran Majemuk Anorganik | ||||||
| kapasitas | 3000mt/y | 5000MT/Y | 10000mt/y | 30000mt/y | 50000mt/y | 10000mt/y | 20000mt/y |
| Daerah disarankan | 10x4m | 10x6m | 30x10m | 50x20m | 80x20m | 100x2m | 150x20m |
| Ketentuan pembayaran | T/T | T/T | T/T | T/T | T/T/LC | T/T/LC | T/T/LC |
| Waktu produksi | 15 hari | 20 hari | 25 hari | 35 hari | 45 hari | 60 hari | 90 hari |